KPP: Bekal Membangun Keluarga Katolik

Paroki Keluarga Kudus menyelenggarakan Kelas Persiapan Perkawinan (KPP) pada 23–24 Mei 2026 sebagai pembekalan bagi muda-mudi Katolik yang hendak menerima Sakramen Perkawinan. Kegiatan ini bertujuan membantu peserta mempersiapkan diri secara rohani, psikologis, dan praktis dalam membangun kehidupan berkeluarga.

Pada pelaksanaan Kelas Persiapan Perkawinan kali ini, terdapat tujuh pasang calon pengantin serta tiga peserta individu yang mengikuti kegiatan. Para peserta telah memilih untuk melangsungkan Sakramen Perkawinan dan diwajibkan mengikuti pembekalan KPP sebagai bagian dari persiapan membangun keluarga Katolik sekaligus memantapkan keputusan untuk memasuki hidup berkeluarga.

Dalam kegiatan hari pertama, peserta menerima beberapa sesi materi mengenai perkawinan Katolik. Pada sesi awal, peserta diajak mendalami makna perkawinan dalam Gereja Katolik melalui pembahasan tentang spiritualitas perkawinan, hukum Gereja, dan moral perkawinan. Setelah istirahat siang, peserta kembali diajak mendalami aspek-aspek yang lebih praktis dalam kehidupan berkeluarga, seperti liturgi perkawinan, manajemen ekonomi rumah tangga, serta psikologi pria dan wanita.

Steven Budi Cahyono selaku penanggung jawab kegiatan berharap para peserta memperoleh bekal dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga di masa mendatang.

“Perkawinan tidak selalu mudah dan pasti ada tantangan. Melalui pembekalan ini, peserta diharapkan memiliki bekal untuk menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan berkeluarga,” ujarnya.

Salah satu pemateri, Lambertus Dwi Wardoyo, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan KPP. Ia mengucapkan terima kasih kepada pastor paroki, tim DPP, DKP, BCD, fasilitator, serta para pembimbing yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan pembekalan dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan Kelas Persiapan Perkawinan diharapkan tidak hanya menjadi syarat menuju penerimaan Sakramen Perkawinan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi para calon pasangan suami istri untuk membangun keluarga Katolik yang kokoh, dewasa dalam iman, dan siap menghadapi berbagai dinamika kehidupan berumah tangga.

 

Penulis:

Paskalis Sunu Sandya Santiko

 

Foto penulis