Suroan OMK Lingkungan St. Ignatius Loyola

Selasa, 16 Juni 2026 tepat 1 Suro di kalender penanggalan Jawa adalah peristiwa yang sakral bagi masyarakat Jawa untuk memperingati Tahun Baru Jawa (1 Muharram) yang diisi dengan refleksi diri, doa bersama, dan memohon keselamatan.

Lingkungan St. Ignatius de Loyola terutama OMK nya mengadakan trekking ke Puncak Silala dan  Bukit Daolong. Ini adalah kegiatan trekking ke- 2 kalinya setelah sebelumnya ke Cibereum Gunung Gedhe. Kegiatan ini bisa dikatakan muncul mendadak, setelah tugas parkir hari Minggu dan kebetulan juga Ketua Lingkungan baru untuk pertama kalinya membantu tugas parkir di gereja jadi kami merasa bersuka cita, karena baru kali ini tugas parkir di gereja banyak sekali personil yang ikut. Ketua Lingkungan yang baru menganggap acara Suronan ini semacam LDK  ( latihan dasar kepemimpinan) saja bagi dirinya. Dan diterima dengan penuh sukacita luar biasa apalagi melihat anak-anaknya semua kompak dan bersemangat, saling bercerita dan berbagi kebahagiaan karena beberapa anak OMK yang ikut ini baru saja diterima di Perguruan Tinggi favorit mereka.

Berangkat sekitar pukul 06 lewat setelah doa Angelus dan doa sebelum berangkat. Peserta yang paling kecil berusia 4,5 tahun yang bahkan sudah membaur dan nyaman dengan OMK yang jauh di atas usianya. OMK yg ikut ada 7 (tujuh) orang, Balita 1 (satu) orang dan para orang tua 10 (sepuluh) orang  dan 1 (satu) teman seperjalanan petualang sejak 2018. Total peserta trekking  19 ( sembilan belas) orang.

Tap…tapp..tapppp…tappp ..tanjakan demi tanjakan dilalui penuh tantangan karena medan yang curam, sesekali sambil beristirahat dan melanjutkan lagi melewati tanjakan Adam Hawa dan tanjakan Aki-Aki hingga sampailah ke Puncak Silala 770 mdpl. Ada yang lucu disini, karena mantan Ketua Lingkungan sebelumnya mempunyai kemiripan nama dengan puncak ini hanya ditambahkan HI..jadilah namanya Puncak Silalahi. Yang punya namapun surprise.

Tanjakan tidak cukup berhenti disini, masih ada sebentar lagi yaitu Bukit Daolong 800 mdpl. Nikmat sekali setelah sampai di bukit ini, melihat karya Tuhan yang luar biasa, udara sejuk, angin sepoi-sepoi, ada warung makanan, ada mainan ayunan dan nampak beberapa OMK santai sambil membaca buku dan para orang tua ada yang rebahan, ada yang makan, sementara peserta Bocah Petualang Kecil naik ayunan dengan riang.

Setelah beberapa waktu dirasa cukup, turun dan foto bersama sekitar pkl 12:00. Ketika sampai bawah, santai sejenak bermain di sungai sambil merilekskan kaki dan ngopi-ngopi atau minum air kelapa muda di sekitar area ini. Suasana semakin akrab dan bergembira dilanjutkanmakan bersama dulu di Corazon Sentul, sebelum akhirnya kembali pulang ke rumah masinf-masing dengan sukacita berlipat ganda di suroan ini. Salam Petualang, Salam AMDG

 

Monica Eka Handayani

Ketua Lingkungan St. Ignatius De Loyola

 

Galery Foto: