Mencari Suara yang Siap Melayani

Natal mungkin masih 6 bulan lagi, tetapi anak-anak Sekami  Paroki Keluarga Kudus Cibinong sudah mulai menyambut sukacitanya dari sekarang. Hal itu dilakukan lewat kegiatan audisi bagi anak-anak Sekami yang ingin ikut menjadi bagian dari Children Choirs yang akan melaksanakan konser pada perayaan Natal tahun ini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026 di Gedung Amoris ini diikuti oleh setidaknya 50 anak. Kegiatan ini merupakan gelombang kedua dari 3 gelombang audisi yang dilaksanakan. Kegiatan audisi dibagi hingga menjadi 3 gelombang karena sangat banyak anak yang berminat untuk masuk dalam Children Choirs yang jumlahnya mencapai 180 anak yang terdiri dari anak berusia 7-14 tahun. Dari 180 anak tersebut, akan dipilih 40 anak yang bisa bergabung menjadi Children Choirs.

Audisi yang dilaksanakan oleh para pendamping Sekami ini dilaksanakan bukan semata-mata menyaring jumlah anak, tetapi juga mencari anak yang memang memiliki komitmen tinggi. Ini menjadi pesan yang diberikan oleh Romo Wahyu selaku pastor paroki kepada para pendamping Sekami.

Dalam menjalani audisi, ada beberapa hal yang harus dilakukan anak-anak. Mereka diminta untuk menyanyikan lagu wajib yang sudah dipilih, menyanyikan lagu rohani bebas, dan juga mereka dituntut untuk bisa membaca notasi. Tiga hal ini wajib bisa dilalui ak-anak supaya para dewan juri dapat menilai mana anak yang memang sesuai dengan kriteria yang diperlukan. “Kriteria pertama adalah benar-benar memiliki suara dan vokal yang bagus, mengerti nada, dan nilai plusnya kalau mereka bisa main alat musik. Tentunya juga mereka harus punya komitmen yang tinggi,” ungkap Ibu Novi, salah satu pewawancara dalam audisi ini.

Tidak hanya anak-anak, orang tua mereka juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Setelah anak-anak tampil di depan para dewan juri, anak dan orang tua juga harus mengikuti wawancara. Wawancara ini dilakukan untuk menilai komitmen anak dan orang tua dalam mengikuti kegiatan ini karena mereka akan diminta untuk selalu hadir pada setiap latihan yang akan dilakukan.

Kegiatan ini juga dihadiri Pak Winto selaku Wakil Dewan Pastoral Paroki. Dalam sambutannya, Pak Winto menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan tidak semata-mata untuk kepentingan konser natal saja, tetapi juga untuk melakukan pembinaan anak-anak dalam bidang bernyanyi. “Ini adalah kerinduan paroki untuk memiliki choir anak-anak. Harapannya anak-anak bisa dibina, tumbuh dan mempunyai talenta untuk bernyanyi. Ini adalah salah satu cara yang diambil paroki untuk dapat membina sedari kecil sehingga nanti bisa melayani di lingkungan ketika sudah bertumbuh”

Salah satu peserta, Joshua, mengungkapkan dia merasa penasaran dan semangat dalam mengikuti audisi. Ia sangat percaya diri kalau akan bisa lolos audisi. Ia mengungkapkan kalau ia sudah mempersiapkan diri untuk bisa mengikuti audisi. “Saya sudah menghapalkan lirik sama nada lagunya,” ungkap Joshua.

Jumlah kuota anak yang diterima jelas lebih kecil dibanding dengan jumlah pendaftar. Hal ini sama sekali tidak bermaksud untuk menghilangkan minat bernyanyi anak yang tidak lolos. Pak Winto mengatakan itu bukanlah kegagalan karena pasti akan ada kesempatan berikutnya karena kegiatan ini akan dibuat berkelanjutan, Sejalan dengan hal ini, Ibu Novi juga mengatakan hal yang sejalan. “Jangan patah semangat, karena talenta tidak dikembangkan di sini saja. Mari bergabung denga kor Sekami. Sekami juga membuka ketika bertugas misa saat Natal, Paskah, atau lainnya”.

Bagi Paroki Keluarga Kudus Cibinong, kegiatan ini bukan sekadar mencari 40 anak terbaik untuk tampil di panggung Natal. Lebih dari itu, audisi ini menjadi langkah awal pembinaan talenta anak-anak agar mereka dapat bertumbuh dan melayani Gereja melalui musik dan pujian.

 

Artikel dari : Paskalis Sunu Sandya Santiko

Foto penulis.